• Terbaru

    PIlih mana ?, Kekayaan, kesuksesan, ......?

    Suatu ketika, ada seorang wanita yang sedang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: “Saya tidak mengenal Anda, tapi Saya yakin anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, Saya punya sesuatu untuk mengganjal perut”. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?” Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar!”. Oh, kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menungggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.

    Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang Istri menceritakan semua kejadian tadi. Sang Suami, awalnya binggung dengann kejadian ini, lalu ia berkata kepada istrinya, “Sampaikan pada mereka, saya telah kembali, dan mereka boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”. Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

    “Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan. “Lho, kenapa?” tanya wanita itu karena merasa heran. Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia kekayaan,” katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, “Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan,” sambil memegang bahu pria berjenggot lainnya. “Sedangkan saya sendiri bernama Kasih Sayang. Sekarang coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu.”

    Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho... menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan.”

    Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tak mengundng si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita.”

    Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Kasih Sayang yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Kasih Sayang.”

    Suami istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka, “Baiklah, ajak masuk si Kasih Sayang ini ke dalam. Dan malam ini, si Kasih Sayang menjadi teman santap malam kita.” Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada tiga pria itu. “Siapa diantara anda yang bernama Kasih Sayang? Ayo, silakan masuk, anda menjadi tamu kita malam ini.”

    Si Kasih Sayang bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho... ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada Si Kekayaan dan Si Kesuksesan, “Aku hanya mengundang si Kasih Sayang yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?” Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan, “Kalau anda mengundang Si Kekayaan, atau Si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Kasih Sayang, maka kemanapun Kasih Sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada kasih sayang, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta.

    Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta. Dan hanya si Kasih Sayang yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.”

    Pesan Moral :

    Apa yang menjadi prioritas utama dalam hidupmu? Kalau kekayaan dan kesuksesan yang menjadi prioritas, maka hidup kita akan terasa sangat menjemukan, hidup kita akan seperti rutinitas dan bahkan kita tidak akan menikmati hidup yang sudah diberikan oleh Tuhan.

    Kekayaan tidak menjamin hidup bahagia. Anda mungkin dapat membeli ranjang yang paling mahal, tetapi bukan tidur yang nyenyak.

    Kalau ada kasih yang mengalir dalam hidupmu dan keluargamu. Maka akan ada sukacita dan semangat baru. Oleh sebab itu, kekayaan dan kesuksesan bukan menjadi suatu hal yang sulit untuk diraih.



    kira - kira sobat pilih mana??

    Sumber

    No comments

    Saya sangat berterimakasih apabila sahabat sekalian bersedia untuk tidak meninggalkan spam dan meninggalkan komentar yang berhubungan dengan artikel di atas.